Bentuk Kata Baku Dari Antri Dan Blanko Adalah

0
17
bentuk kata baku dari antri dan blanko adalah
bentuk kata baku dari antri dan blanko adalah

Bentuk kata baku adalah bentuk kata yang sesuai dengan kaidah tata bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Dalam bahasa Indonesia, terdapat beberapa kata yang memiliki bentuk baku yang berbeda dari bentuk aslinya, salah satunya adalah kata “antri” dan “blanko”. Mari kita simak penjelasan lebih lanjut mengenai kedua kata tersebut di bawah ini.

Kata “antri” memiliki bentuk baku yaitu “antre”. Bentuk baku ini ditetapkan berdasarkan kaidah ejaan yang telah ditetapkan dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (PUEBI). Menurut PUEBI, huruf “i” pada akhir kata yang berfungsi sebagai imbuhan diperluas menjadi “e” dalam bentuk baku. Oleh karena itu, bentuk baku dari kata “antri” adalah “antre”.

Kata “blanko” memiliki bentuk baku yang sama dengan bentuk aslinya. Menurut PUEBI, kata “blanko” merupakan kata serapan dari bahasa Belanda yang berarti “kosong”. Oleh karena itu, bentuk asli kata “blanko” tetap digunakan dalam bahasa Indonesia sebagai bentuk baku.

Pertanyaan Umum

Apa arti kata “antri”?

Kata “antri” berarti menunggu giliran atau berdiri dalam suatu barisan untuk mendapatkan layanan atau membeli sesuatu.

Apa arti kata “blanko”?

Kata “blanko” berarti formulir yang masih kosong yang digunakan untuk mengisi data atau informasi.

Bagaimana cara menggunakan kata “antre” dalam kalimat?

Contoh penggunaan kata “antre” dalam kalimat:

1. Saya harus antre untuk mendapatkan tiket konser tersebut.

2. Tolong antre di sini, ya.

Apakah bentuk kata “blanko” dapat digunakan sebagai kata benda tunggal dan jamak?

Ya, kata “blanko” dapat digunakan sebagai kata benda tunggal dan jamak. Contoh penggunaannya:

1. Saya membutuhkan satu lembar blanko untuk mengisi formulir.

2. Saya membeli beberapa blanko untuk keperluan administrasi.

Apa perbedaan antara “antri” dan “antre”?

Secara arti, tidak ada perbedaan antara “antri” dan “antre”. Keduanya memiliki makna yang sama yaitu menunggu giliran atau berdiri dalam barisan. Perbedaannya terletak pada bentuk kata baku yang digunakan, dimana “antri” tidak baku dan “antre” merupakan bentuk baku yang disesuaikan dengan kaidah ejaan bahasa Indonesia.

Apakah kata “antre” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari?

Ya, kata “antre” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari di Indonesia. Kata ini merupakan bentuk yang lebih umum dan dikenal oleh masyarakat.

Apa kegunaan dari kata “blanko”?

Kata “blanko” digunakan untuk merujuk pada formulir yang masih kosong yang digunakan untuk mengisi data atau informasi. Blanko ini biasanya digunakan dalam berbagai keperluan administrasi seperti pembuatan surat, formulir pendaftaran, dan sebagainya.

Apakah kata “blanko” merupakan kata serapan dari bahasa Belanda?

Ya, kata “blanko” merupakan kata serapan dari bahasa Belanda yang berarti “kosong”. Kata ini telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan digunakan sebagai bentuk baku.

Apakah ada sinonim dari kata “antre”?

Ya, terdapat beberapa sinonim kata “antre” yang bisa digunakan, antara lain “mengantri” dan “berbaris”.

Kapan kita perlu menggunakan kata “blanko” dalam percakapan sehari-hari?

Kita perlu menggunakan kata “blanko” dalam percakapan sehari-hari ketika kita ingin merujuk pada formulir yang masih kosong yang akan digunakan untuk mengisi data atau informasi.

Kelebihan

Kelebihan dari kata “antre” adalah bentuk baku ini lebih sesuai dengan kaidah ejaan bahasa Indonesia yang telah ditetapkan. Selain itu, kata “antre” juga lebih umum digunakan dalam percakapan sehari-hari oleh masyarakat Indonesia.

Tip

Sebagai pengguna bahasa Indonesia, penting untuk mengetahui bentuk kata baku dari kata-kata yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Dengan mengetahui bentuk kata baku, kita dapat menghindari kesalahan ejaan dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Ringkasan

Bentuk kata baku dari “antri” adalah “antre”, sedangkan bentuk kata baku dari “blanko” tetap menggunakan bentuk aslinya. Kata “antre” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari dan lebih sesuai dengan kaidah ejaan bahasa Indonesia. Sementara itu, kata “blanko” digunakan untuk merujuk pada formulir yang masih kosong yang akan digunakan untuk mengisi data atau informasi. Penting untuk mengetahui bentuk kata baku agar dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.